Henge’do di Tengah Pandemi Covid-19

0
Masyarakat Nusa Tenggara Timur  memiliki salam khas yang disebut “Henge’do” artinya “cium hidung”. Pada umumnya ketika bertemu dengan seseorang maka kita akan memberi salam dengan kata-kata, berjabat tangan, tersenyum atau membungkukkan badan maka lain halnya dengan tradisi yang satu ini karena orang yang bertemu...

Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu Suku Batak

0
Dalihan Na Tolu merupakan falsafah suku Batak yang sudah dipraktikkan sejak kepemimpinan para Raja Batak dan diwariskan kepada generasi saat ini. Semenjak Raja Batak di Pusuk Buhit, kepemimpinan Raja Sorimangaraja, Sisingamangaraja I sampai XII, penjajahan Belanda, Jepang, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia hingga saat ini falsafah...

WEWECAUSA: Anak Menjadi Mas Kawin

0
Kemajemukan menjadi keniscayaan bagi bangsa Indonesia dan ciri semenjak kelahirannya. Hal ini dapat dijumpai dalam budaya setiap suku bangsa. Wewecausa menjadi salah satu contoh nyata budaya bangsa yang berasal dari masyarakat adat Isirawa. Budaya wewecausa dapat dimaknai sebagai “anak yang akan menjadi mas kawin”....

Sentani dan Keunikan Sistem Pembayaran Harta

0
Suku-suku di Provinsi Papua memiliki keunikan budaya tersendiri dalam sistem pembayaran harta mas kawin dan pembayaran harta kepala. Suku Sentani misalnya, sistem pembayaran harta mas kawin terjadi jika ada persetujuan keluarga untuk menikahkan anak mereka, maka pihak keluarga laki-laki akan membayar harta adat kepada...

Ma’Nene: Penghormatan terhadap Leluhur

0
Toraja dikenal sebagai daerah yang "kuat" dengan budaya yang diwarisi dari para leluhurnya. Keasliannya pun masih terjaga dengan baik. Keunikan dari peninggalan leluhur tersebut membuat suku Toraja menjadi daerah wisata budaya yang dikunjungi oleh turis lokal maupun mancanegara. Berbagai tradisi Toraja yang sangat terkenal, yaitu...