
Rapat Pertemuan Panitia PKKMB T.A 2025
16/07/2025
Diseminasi Hasil Riset & PkM STAKPN Sentani Menuju Akademisi Unggul
21/07/2025SENTANI — Berkomitmen untuk menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat, Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani menggelar aksi Pengabdian Kepada Masyarkat dalam bentuk pelayanan langsung bertajuk “Pelayanan langsung ke Masyarakat melalui Edukasi Kesehatan dan Penguatan Karakter” yang bertempat di Gedung Pascasarjana STAKPN Sentani, pada Kamis, Kamis, 17 Juli 2025..
Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah konkret untuk menjawab tantangan pemenuhan hak kesehatan dasar sekaligus membangun mentalitas masyarakat yang tangguh dan berintegritas. Tidak sekadar memberikan bantuan fisik, program ini dirancang untuk menyentuh aspek paling fundamental dalam kehidupan bermasyarakat: kesehatan fisik dan kematangan moral & karakter masyarakat.
Sinergi Kesehatan Fisik dan Mental
Sejak pagi hari, Masyarakat, Mahasiswa beserta sivitas STAKPN Sentani, Masyarakat serta dari Puskesmas Waibu dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia tampak memadati lokasi acara. Agenda diawali dengan sesi edukasi kesehatan interaktif yang dibawakan oleh tenaga medis professional dari Puskesmas Waibu. Warga diberikan pemahaman mendalam mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pemeriksaan Kesehatan gratis, pencegahan penyakit menular, hingga pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting pada anak.
Selanjutnya mewakili Tim Medis dari Puskesmas Waibu, dr. Fira Putri Adinda dalam sambutannya menyampaikan pemeriksaan yang dilaksanakan terdiri dari pemerikasaan PTM (Penyakit Tidak Menular) yang terdiri dari pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat dan malaria, selanjutnya ada juga pemeriksaan penyakit menular yaitu TB dan HIV, dan yang terakhir pemeriksaan kesehatan jiwa dengan mengisi kuisioner yang telah disiapkan.
Namun, pelayanan tidak berhenti di situ. Menyadari bahwa bangsa yang kuat lahir dari masyarakat yang berkarakter, panitia juga menghadirkan sesi khusus penguatan karakter. Sesi ini dikemas secara dialogis, menekankan pentingnya nilai-nilai gotong royong, etika bermedia sosial, toleransi, serta pilar-pilar kebangsaan untuk generasi muda.
“Kami tidak ingin hanya memberikan bantuan yang sifatnya sementara. Edukasi kesehatan akan menjaga fisik mereka tetap prima, sementara penguatan karakter akan membekali jiwa mereka agar tetap tangguh menghadapi perubahan zaman,” ujar Dr. Maryam B Gainau M.Pd selaku Direktur Pascasarjana STAKPN Sentani sekaligus ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat.saat ditemui di lokasi kegiatan.
Antusiasme dan Dampak Langsung
Selain mendapatkan materi, masyarakat juga fasilitas pelayanan langsung secara gratis. Berikut adalah beberapa poin utama pelayanan yang dihadirkan:
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi dokter umum.
- Workshop Karakter Remaja: Kelas interaktif bagi pemuda setempat mengenai kepemimpinan dan pencegahan kenakalan remaja.
- Pojok Konsultasi Keluarga: Ruang diskusi bagi orang tua terkait pola asuh anak yang berbasis pembentukan karakter positif sejak dini.
- Salah satu warga setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran program ini.
“Sangat terbantu sekali. Biasanya kalau mau periksa kesehatan harus jauh ke Puskesmas pusat. Di sini, selain diperiksa gratis, kami juga diajari cara mendidik anak supaya punya sopan santun dan karakter yang baik di zaman sekarang,” ungkapnya sembari tersenyum.
Disela kegiatan, turut dilakukan kerjasama berupa Memorandum of Understanding (MoU) antar kedua pihak baik dari Perguruan Tinggi STAKPN Sentani serta dari Puskesmas Waibu. Harapannya melalui kerjasama ini peran perguruan tinggi di dunia Kesehatan dapat terlibat secara nyata dan menjaga pelayanan Kesehatan terkhusus di wilayah waibu dapat berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan ini, Pascasarjana STAKPN Sentani berkolaborasi Bersama Puskesmas Waibu berharap dapat memicu semangat kolaborasi yang lebih luas. Pelayanan langsung seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi program sekali jalan, melainkan stimulus bagi terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. -Red
#Penulis: Gusti. N.P, #Design Gusti. N.P, #Editorial: Gusti. N.P.








