
STAKPN Sentani Bekali Mahasiswa PPL dan PPLK, Tekankan Profesionalisme, Integritas, dan Tanggung Jawab Akademik
06/08/2026


Sentani, 7 Agustus 2026 – Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pembekalan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Pengalaman Lapangan Keguruan (PPLK) Tahun 2026 pada Jumat (7/8/2026) di Aula STAKPN Sentani. Kegiatan penutupan dipimpin oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik STAKPN Sentani, Julianus Labobar, S.E., M.Pd., sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian pembekalan sebelum mahasiswa diterjunkan ke sekolah dan lembaga mitra.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta PPL dan PPLK, dosen pembimbing, serta unsur pimpinan STAKPN Sentani. Penutupan pembekalan menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, kompetensi pedagogik, dan nilai-nilai etika akademik yang telah diperoleh selama mengikuti pembekalan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I Bidang Akademik, menyampaikan bahwa pelaksanaan PPL dan PPLK merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi yang bertujuan mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan profesionalisme, kedisiplinan, integritas, serta tanggung jawab sebagai representasi STAKPN Sentani.
Beliau menegaskan bahwa setiap mahasiswa harus mampu menjadi dampak positif di lokasi penempatan masing-masing. Kehadiran mahasiswa tidak hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata melalui sikap, karakter, kemampuan akademik, serta keteladanan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan kepala sekolah, guru pamong, peserta didik, maupun masyarakat di lingkungan praktik.

Selain itu, Wakil Ketua I kembali mengingatkan para dosen pembimbing agar menjalankan fungsi pembinaan secara optimal melalui kunjungan lapangan sekurang-kurangnya lima kali kepada setiap mahasiswa bimbingan. Pendampingan yang berkelanjutan dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan proses praktik berjalan sesuai dengan pedoman akademik, sekaligus memberikan ruang konsultasi dan evaluasi bagi mahasiswa selama berada di lokasi penugasan.
Selama dua hari pelaksanaan pembekalan, mahasiswa memperoleh berbagai materi strategis yang meliputi mekanisme pelaksanaan PPL dan PPLK, kode etik mahasiswa, administrasi akademik, sistem pelaporan, teknik penyusunan perangkat pembelajaran, tata kelola praktik lapangan, hingga penguatan karakter dan profesionalisme calon pendidik. Seluruh materi dirancang untuk membekali mahasiswa agar memiliki kesiapan akademik maupun mental sebelum menjalankan praktik di sekolah dan lembaga mitra.
Menutup kegiatan tersebut, Wakil Ketua I secara resmi melepas mahasiswa peserta PPL dan PPLK Tahun 2026 untuk melaksanakan praktik lapangan sesuai dengan lokasi penempatan masing-masing. Beliau berharap seluruh peserta dapat menjaga nama baik almamater, mematuhi seluruh ketentuan institusi dan sekolah mitra, serta menjadikan kegiatan PPL dan PPLK sebagai sarana pembelajaran yang mampu meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian.
Melalui penutupan pembekalan ini, STAKPN Sentani kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan dedikasi dalam mengabdi kepada masyarakat melalui dunia pendidikan. Diharapkan seluruh mahasiswa mampu menyelesaikan PPL dan PPLK dengan hasil yang optimal serta menjadi duta institusi yang membawa manfaat bagi sekolah mitra dan masyarakat luas.
#Penulis: Hendriko, #Design: Hendriko, #Dokumentasi: Hendriko, #Editorial & Redaktur: Gusti. N.P.




