
Undangan Rapat Koordinasi Survei Kepuasan Masyarakat
04/11/2026








Sentani, 04 November 2026 — Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Papua bersama Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani memperkuat komitmen pelestarian lingkungan hidup melalui pendekatan ekoteologi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 4 November 2026, bertempat di Kampus STAKPN Sentani, Kabupaten Jayapura, ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi dalam mendorong kesadaran ekologis serta partisipasi aktif masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.
Kegiatan diawali dengan sambutan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yaconias Maintindom, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, kegiatan penyerahan bibit tanaman produktif siap tanam merupakan bagian dari upaya mendukung penghijauan dan pemanfaatan lingkungan secara berkelanjutan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan keagamaan, dalam menjaga kelestarian alam sebagai tanggung jawab bersama.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur Pascasarjana STAKPN Sentani, Dr. Fadli Marthen Sutrisno, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendekatan ekoteologi sebagai landasan teologis dan etis dalam membangun kesadaran manusia untuk memelihara serta menjaga keutuhan ciptaan Tuhan. Melalui perspektif ekoteologi, pelestarian lingkungan tidak hanya dipahami sebagai persoalan ekologis, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab iman, moral, dan spiritual manusia terhadap alam semesta.
Kegiatan ini turut melibatkan kelompok masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengelolaan dan pelestarian hutan, yakni Kelompok Tani Hutan (KTH) Pelangi Kasih yang diketuai oleh Yosep L. Ondikeleuw, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Hena Uwakhe Imea yang diketuai oleh Agustha Kopeuw. Kehadiran kedua kelompok tani hutan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung gerakan penghijauan serta pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab.
Sebagai puncak kegiatan, acara ditutup dengan penyerahan bibit tanaman produktif siap tanam oleh Plt. Kepala DKLH Provinsi Papua kepada pihak STAKPN Sentani. Berdasarkan surat resmi DKLH Provinsi Papua, bibit yang diserahkan berjumlah 300 pohon, terdiri atas jenis tanaman produktif Multi-Purpose Tree Species (MPTS) dan jenis kayu-kayuan. Penyerahan bibit ini merupakan tindak lanjut atas proposal permohonan bantuan bibit tanaman untuk penghijauan yang diajukan oleh Direktur Pascasarjana STAKPN Sentani.
Melalui kegiatan ini, DKLH Provinsi Papua dan STAKPN Sentani menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. Integrasi nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan akademik dan sosial diharapkan mampu membentuk paradigma baru bahwa menjaga alam bukan semata-mata kewajiban ekologis, melainkan juga perwujudan tanggung jawab manusia sebagai bagian dari ciptaan Tuhan.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran ekologis yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, pengetahuan, dan tanggung jawab sosial demi terwujudnya lingkungan hidup yang lestari bagi generasi sekarang dan yang akan datang.
#Penulis: Erpina., #Design: Robyn B.P. , #Dokumentasi: Hendrico #Editorial & Redaktur: Gusti. N.P.




