
Kegiatan Pengabdian Masyarakat Pascasarjana Program Magister PAK dan Magister Teologi STAKPN Sentani
01/11/2025
“Hijau Alamku, Indah Negriku” Gerakan Eco-Teologi: Mahasiswa dan Dosen Teologi Melakukan Penanaman Pohon di Kampung Waiya Depapre.
07/11/2025SENTANI — Tim Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa Jurusan Teologi, Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat terhadap Persekutuan Anggota Muda (PAM) Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Hermon Hollo Him Sosial Sentani, Minggu 02/11/2025.
Kegiatan berfokus pada pembinaan Persekutuan Anggota Muda (PAM) yang terintegrasi dengan pelayanan liturgis sebagai investasi jangka panjang bagi pertumbuhan gereja yang sehat dan dinamis. Dalam konteks spesifik Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Hermon Hollo Him, potensi pelayanan kaum muda sangat besar. Jemaat ini memiliki sumber daya anggota muda yang antusias dan siap untuk dilibatkan dalam pelayanan.
Ketua Jurusan Teologi, Yane R. Maahury, M.Th saat membuka kegiatan mengatakan bahwa Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh Tim Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa STAKPN Sentani menjadi sebuah urgensi dari Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi akademik dan spiritual yang konkret untuk menjembatani kesenjangan yang ada. Tujuan utamanya adalah memberdayakan anggota muda melalui pelatihan liturgos yang terstruktur dan pembinaan persekutuan yang komprehensif.
“Pengabdian kepada masyarakat ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan panggilan akademik dan spiritual. Melalui pelatihan liturgos dan pembinaan persekutuan, kami ingin memberdayakan generasi muda gereja agar menjadi pelayan yang tangguh, beriman, dan berdaya bagi jemaat serta masyarakat,” Ujar Kajur Teologi
Pdt. Berthin S. Banga, M.Th saat memaparkan materi berjudul “Liturgos yang Berkualitas, Ibadah yang Bermakna” mengatakan seorang liturgis, atau orang yang mempersiapkan dan memimpin perayaan liturgi, harus memperhatikan banyak hal agar ibadah berjalan dengan tertib, khidmat, dan bermakna. Perhatian utama mereka adalah menciptakan ruang yang memungkinkan umat beriman untuk terhubung dengan Tuhan.
“Seorang liturgis bukan sekadar pemimpin ibadah, melainkan penjaga suasana kudus. Ia menata setiap unsur agar ibadah menjadi ruang perjumpaan sejati antara umat dan Tuhan,” Ujar pemateri
Lebih lanjut, pemateri menekankan aspek utama yang diperhatikan oleh seorang liturgis adalah aspek teologis, aspek praktis, aspek partisipatif, dan aspek musik, Dengan memperhatikan semua aspek ini, seorang liturgis dapat memastikan bahwa ibadah tidak hanya mengikuti aturan, tetapi juga menyentuh hati dan mengangkat jiwa umat beriman untuk memuliakan Tuhan.
“Seorang liturgis sejati memperhatikan teologi, praktik, partisipasi, dan musik—empat nafas yang membuat ibadah bukan sekadar rutinitas, melainkan pengalaman rohani yang hidup dan memuliakan Tuhan,” Tambah pemateri
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Jemaat GKI Hermon Hollo Him, Pnt. Daniel Yaroseray, S.H saat menutup kegiatan memberi apresiasi positif kepada Tim Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa yang telah melakukan kegiatan PkM kepada Persekutuan Anggota Muda. Ia berharap program ini dapat menciptakan sinergi antara pemahaman teologis, keterampilan liturgis, dan partisipasi aktif jemaat, sehingga terwujudlah ibadah yang bukan hanya tertib secara tata, tetapi juga sungguh-sungguh bermakna, menyentuh hati, dan memperdalam relasi jemaat dengan Allah.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setulusnya kepada tim dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa STAKPN Sentani atas kegiatan PkM yang telah dilakukan bersama Persekutuan Anggota Muda. Saya berharap melalui program ini, tumbuh sinergi antara pemahaman teologis, keterampilan liturgis, dan partisipasi aktif jemaat, sehingga ibadah kita bukan hanya tertib secara tata, tetapi juga benar-benar bermakna, menyentuh hati, dan memperdalam relasi kita dengan Allah,” Ujar Yaroseray
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif, seluruh peserta menunjukkan antusiasme dalam menyimak materi serta berdialog dengan para pemateri. Diharapkan, kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan partisipasi aktif anggota muda dalam pelayanan ibadah, sekaligus menghadirkan efek ganda bagi penguatan spiritualitas dan kualitas liturgi jemaat.
#Penulis: Yakob Godlif.M, #Design: Robyn.B.P, #Dokumentasi: Tim Pengabdian Masyarakat Teologi, #Editorial: Gusti. N.P.








