
Jurusan PAK Implementasikan Ekoteologi dalam Aksi Nyata
01/11/2025
Pelatihan Liturgos dan Pembinaan Persekutuan Anggota Muda dalam Mewujudkan Ibadah yang Bermakna
02/11/2025SENTANI — Program Pascasarjana (PPs) Magister Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Magister Teologi STAKPN Sentani melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di GKI Hosiana Sabron Yaru, Kampung Sabron Yaru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Sentani, pada 01 November 2025. Kegiatan ini mengangkat tema utama “Injil dan Budaya di GKI Hosiana Sabron Yaru” sebagai upaya memperkaya pemahaman iman Kristen yang menghargai, mengolah, dan mentransformasi nilai-nilai budaya lokal.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur Pascasarjana, Dr. Maryam B. Gainau, M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemahaman injil tidak pernah terlepas dari konteks budaya tempat injil itu dihidupi. “Penginjilan harus berjalan seiring dengan penghargaan terhadap kearifan lokal, sehingga injil benar-benar berjumpa dan menghidupkan budaya,” ujarnya.
Selanjutnya penyampaian materi dilakukan oleh tiga narasumber, yaitu:
1.Dr. Kresbinol Labobar, M.Si.
Materi: “Injil dan Budaya: dari Tradisi ke Transformasi Rohani”
Beliau menekankan bahwa budaya adalah ruang dimana iman bertumbuh, sehingga proses transformasi harus dimulai dari pemahaman yang benar akan nilai kepercayaan dan praktik budaya masyarakat.
2. Dr. Daniel Wenda, M.Pd.
Materi: “Teologi Inkulturasi Injil dalam Konteks Budaya Suku Lani”
Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa inkulturasi bukan sekadar penyesuaian bentuk, tetapi perjumpaan mendalam antara firman Tuhan dengan identitas budaya.
3. Dr. Yosep Kambu, M.Si.
Materi: “Inkarnasi: Perjumpaan Injil dengan Kebudayaan”
Beliau menjelaskan bahwa inkarnasi menjadi dasar teologis penting dalam memahami bagaimana Tuhan hadir dalam konteks manusia dan budayanya.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Program Magister PAK dan Magister Teologi, serta para Majelis Jemaat, Pemuda, dan warga jemaat GKI Hosiana Sabron Yaru. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, yang ditandai dengan diskusi aktif dan keterlibatan reflektif dalam sesi tanya jawab.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jemaat semakin memahami bahwa injil bukanlah ajaran yang menghilangkan budaya, tetapi mengarahkan dan menyucikan budaya sehingga budaya menjadi sarana kesaksian iman. Kegiatan ditutup dengan doa dan sesi foto bersama.
#Penulis: Erpina.D.C.S, #Design: Erpina.D.C.S, #Dokumentasi: Erpina.D.C.S, #Editorial: Gusti. N.P.








