
Simposium Pascasarjana STAKPN Sentani Angkat Tema “Merajut Noken Perdamaian” sebagai Refleksi Teologi Kristen Kontemporer
15/09/2026
Apel Pagi STAKPN Sentani Tekankan Penguatan Pengawasan, Kedisiplinan, dan Tata Kelola Kelembagaan
17/09/2026SENTANI — Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKPN) Sentani terus mematangkan langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pada Rabu, 16 September 2026, Satuan Pengawasan Internal (SPI) bersama tim Informasi Publik (PPID), Humas, dan Kepegawaian menggelar pertemuan persiapan launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Whistleblowing System (WBS) yang bertempat di ruang Satuan Pengawasan Internal (SPI) STAKPN Sentani.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, tim SPI, Humas, Kepala Bagian AUK Bapak Noseni P. Dimara, S.Th. serta pengelola sistem informasi digital Perguruan Tinggi STAKPN Sentani. Diskusi berfokus pada kesiapan teknis, alur pelayanan, serta kepastian sistem perlindungan pelapor guna memastikan kedua layanan tersebut siap dioperasikan secara optimal saat peluncuran resmi mendatang.
Dalam penjelasannya, Bapak Gusti Nyoman Pardomuan, S.Pd., M.Pd. selaku pengembang sistem PTSP dan pengelola informasi publik PPID STKPN Sentani memaparkan, sistem yang dikembangkan ini merupakan sistem yang akan menjawab kebutuhan layanan yang ditawarkan STAKPN Sentani, sehingga layanan yang dari awalnya bersifat konvensional dan rumit, akan di permudah dengan kehadiran Layanan digital yang sudah dikembangkan. Maka dari itu, semoga harapan kedepan layanan ini mampu menjadi kebiasaan baru dalam memberikan pelayanan prima STAKPN Sentani.
“Sistem yang kita desain dan rancang saat ini, merupakan jawaban dari masukan dan saran pengguna layanan STAKPN Sentani saat ini, layanan yang masih sangat rumit dan konvensional, sehingga muncul gagasan untuk kita membangun sistem yang kita kembangkan sendiri dan mampu untuk terintegrasi dengan layanan pemerintah lainnya, sepert SPAN LAPOR dan lain sebagainya”, ujarnya.
Ketua Satuan Penjaminan Mutu (SPI) Ibu Maria Eva Manupapami, S.Pd. menambahkan di sisi lain, penguatan Whistleblowing System (WBS) menjadi pilar utama dalam membangun budaya integritas di lingkungan perguruan tinggi. Pimpinan menggaris bawahi pentingnya kerahasiaan identitas pelapor dan kepastian tindak lanjut atas setiap aduan pelanggaran, baik terkait administrasi, keuangan, maupun etika akademik. WBS harus dikelola secara independen dan profesional agar mampu menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi penyimpangan tanpa menimbulkan kekhawatiran bagi para pelapor. PTSP diharapkan mampu memangkas alur birokrasi yang rumit, memberikan kepastian waktu layanan, serta menghilangkan potensi pungutan tidak resmi.
Kehadiran Layanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dirancang untuk memangkas birokrasi, mempercepat respons pelayanan administrasi akademik maupun non-akademik, serta memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas. Sementara itu, integrasi Whistleblowing System (WBS) menjadi sarana krusial bagi publik dan civitas akademika untuk melaporkan dugaan pelanggaran atau indikasi korupsi secara aman dan terjamin kerahasiaannya.
Melalui sinergi PTSP dan WBS ini, STAKPN Sentani mempertegas komitmennya dalam membangun zona integritas serta menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada transparansi, efisiensi, dan profesionalisme di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri.-red
Peliput : Erpina, Ayulita, Hendrico
Penulis : Gusti, N.P
Fotografer : Robyn, B.P
Editor : Gusti, N.P









