
Perjanjian Kerja Sama STAKPN Sentani dan Kementerian Agama Kabupaten Sarmi Perkuat Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pelayanan Keagamaan
18/05/2026SENTANI – 19/05/2026 Bertempat di Gedung Serba Guna Manuri, Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani menyelenggarakan kegiatan Pentas Seni kolaboratif yang melibatkan mahasiswa Semester II dan Semester IV Jurusan Pendidikan Agama Kristen sebagai upaya pengembangan kreativitas mahasiswa sekaligus pelestarian budaya Nusantara. Kegiatan tersebut berlangsung dengan meriah melalui beragam penampilan seni budaya yang merepresentasikan kekayaan tradisi dari Papua dan kawasan Indonesia Timur.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua STAKPN Sentani, Prof. Dr. Hendry Y Nanlohy, S.T., M.T. yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan partisipasi aktif mahasiswa dalam menampilkan keberagaman budaya melalui seni pertunjukan. Menurut beliau, penyelenggaraan pentas seni tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi dan pengembangan potensi mahasiswa, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa.
Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran budaya, kreativitas, dan daya saing yang tinggi. Oleh karena itu, kegiatan seni dan budaya dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa secara holistik.
Berbagai pertunjukan budaya ditampilkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya tarian yang diiringi lagu Mongo Mongo Saminderekgusti, penampilan Tarian Yospan, Tarian Toraja Mix Batak, serta Tarian Katreji Maluku. Selain pertunjukan tari, suasana acara semakin semarak melalui penampilan sejumlah vocal group yang berasal dari Biak, Sarmi, Serui, Genyem, dan Papua Pegunungan dengan membawakan lagu-lagu daerah khas dari masing-masing wilayah.
Sebagai penutup, mahasiswa menampilkan Tarian Wisisi yang memperoleh apresiasi dan sambutan hangat dari para penonton. Antusiasme audiens selama kegiatan berlangsung menunjukkan tingginya perhatian terhadap pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari identitas nasional.
Pelaksanaan Pentas Seni kolaboratif ini menjadi bentuk nyata sinergi mahasiswa dalam mengembangkan bakat dan potensi di bidang seni sekaligus memperkuat komitmen terhadap pelestarian budaya daerah di lingkungan kampus. Selain menjadi ruang pengembangan kreativitas, kegiatan ini juga berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai kerja sama, toleransi, serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman budaya Indonesia.
#Penulis: Hendrico, #Design: Robyn.B.P, #Dokumentasi: Hendrico, #Editorial & Redaktur: Gusti. N.P.












