
Pembukaan Kuliah Sarjana dan Pascasarjana STAKPN Sentani T.A. 2026/2027 Semester Ganjil
02/09/2026
Undangan Rapat Tindak Lanjut Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama
10/09/2026

SENTANI, 03 September 2026—Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua melalui pengembangan pendidikan keagamaan pada jenjang pascasarjana. Komitmen tersebut menjadi bagian dari strategi institusi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, kepemimpinan, serta integritas dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di Papua.
Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Fadli Marthen Sutrisno, S.H., M.Si. selaku Direktur pascasarjana dalam MATOA Podcast melalui pembahasan bertajuk “Ini Strategi STAKPN Sentani Bangun Papua Lewat Sekolah Keagamaan Pascasarjana.” Pembahasan tersebut menyoroti posisi strategis pendidikan tinggi keagamaan, khususnya pendidikan pascasarjana, sebagai instrumen pengembangan kapasitas sumber daya manusia sekaligus sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat Papua secara berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, STAKPN Sentani menempatkan pendidikan pascasarjana tidak semata-mata sebagai jenjang pendidikan lanjutan, tetapi sebagai ruang akademik untuk membangun kapasitas intelektual, profesionalisme, kepemimpinan, dan kemampuan analitis para mahasiswa. Lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat, lembaga keagamaan, pemerintahan, maupun berbagai sektor pembangunan lainnya.
Penguatan pendidikan pascasarjana juga memiliki relevansi dengan kebutuhan Papua akan sumber daya manusia yang mampu memahami persoalan pembangunan dari perspektif akademik, sosial, budaya, dan keagamaan. Oleh karena itu, pengembangan program pendidikan perlu diarahkan pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kapasitas tenaga pendidik, pengembangan penelitian, serta peningkatan relevansi hasil pendidikan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui strategi tersebut, STAKPN Sentani berupaya mengambil bagian dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang responsif terhadap dinamika masyarakat Papua. Institusi tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga mendorong terbentuknya lulusan yang memiliki tanggung jawab sosial serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Upaya ini sekaligus menegaskan peran STAKPN Sentani sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang memiliki mandat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Penguatan pendidikan pascasarjana diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi berkualitas sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang mampu memberikan solusi berbasis pengetahuan terhadap berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.
Dengan demikian, pengembangan pendidikan keagamaan pada jenjang pascasarjana menjadi salah satu langkah strategis STAKPN Sentani dalam mewujudkan kontribusi institusional terhadap pembangunan Papua. Melalui integrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, STAKPN Sentani terus diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan memiliki daya kontribusi bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan pembangunan daerah.
#Penulis: Erpina, #Design: Robyn B.P., #Dokumentasi: Hendriko #Editorial & Redaktur: Gusti. N.P.
Sumber: Youtube Channel – KANWIL KEMENAG PAPUA




